RUMAH SINGGAH BANGSA
 - Di dunia yang serba cepat ini, rumah sering kali dikaitkan dengan status sosial, ukuran keberhasilan, dan simbol kemapanan. Namun, bagi sebagian orang, rumah bukan sekadar bangunan, melainkan harapan yang terasa semakin jauh dari genggaman. Teman-teman tunawisma yang berjuang di jalanan tak hanya kehilangan tempat berteduh, tetapi juga kehilangan ruang untuk bermimpi dan menjalani hidup dengan layak.

Rumah: Kebutuhan, Bukan Kemewahan

Tidak ada seorang pun yang bercita-cita menjadi tunawisma. Situasi ekonomi, kehilangan pekerjaan, atau tragedi kehidupan sering kali menjadi alasan mereka kehilangan tempat tinggal. Sayangnya, di tengah gemerlap pembangunan, kehadiran mereka justru kerap terabaikan. Padahal, rumah adalah hak dasar setiap manusia. Lebih dari sekadar atap dan dinding, rumah adalah tempat bernaung, menemukan kedamaian, dan membangun kembali harapan.

Rumah Singgah Bangsa: Awal dari Sebuah Gerakan Kebaikan

Berangkat dari kepedulian yang mendalam terhadap nasib mereka yang kehilangan tempat tinggal, Rumah Singgah Bangsa hadir sebagai solusi nyata. Didirikan di Desa Rasukan, Purwodadi, Purworejo, rumah ini bukan sekadar tempat tinggal sementara, tetapi juga rumah yang benar-benar gratis bagi mereka yang membutuhkan. Kami tidak hanya menyediakan tempat tidur, tetapi juga menciptakan lingkungan yang penuh kasih sayang, di mana setiap orang dapat merasa dihargai dan kembali menemukan arti hidup.

Dalam perjalanan mendirikan Rumah Singgah Bangsa, kami sadar bahwa kebaikan adalah kekuatan yang luar biasa. Kami mengawali ini bersama dengan orang-orang baik yang percaya bahwa tidak ada yang lebih berharga dari berbagi dan membantu sesama. Kami membuka tangan bagi siapa pun yang ingin menjadi bagian dari gerakan ini, baik sebagai donatur, relawan, atau sekadar menyebarkan kabar baik ini kepada lebih banyak orang.

Mengubah Hidup, Satu Rumah dalam Satu Waktu

Kami percaya bahwa memberikan rumah bukan sekadar memberi tempat berteduh, tetapi juga memberikan kesempatan untuk hidup yang lebih baik. Di sini, teman-teman tunawisma tidak hanya mendapatkan tempat tinggal, tetapi juga kesempatan untuk belajar, bekerja, dan membangun kembali kehidupan mereka dengan lebih baik. Kami ingin menciptakan rumah yang bukan hanya berdinding, tetapi juga dipenuhi dengan kehangatan dan kepedulian.

Rumah Singgah Bangsa adalah awal dari sebuah gerakan yang lebih besar. Sebuah gerakan yang menolak untuk berpangku tangan melihat saudara-saudara kita tidur di emperan jalan. Sebuah gerakan yang percaya bahwa setiap orang berhak atas rumah yang layak, tanpa harus membayar harga yang tidak mampu mereka jangkau.

Kami mengundang Anda untuk bergabung, untuk menjadi bagian dari sesuatu yang lebih besar dari diri kita sendiri. Karena dalam dunia yang kadang terasa begitu keras, kebaikan adalah rumah sejati bagi setiap manusia.

Mari bersama, membangun rumah tanpa harga, tetapi penuh makna.